Kemiskinan, pengangguran dan Penanggulangan
Minggu, 31 Juli 2011
Kemiskinan terjadi tatkala kekayaan suatu negara tidak terdistribusi secara adil kepada warga negara. Sebagian warga negara memiliki banyak aset, namun sebagiannya terjebak dalam lingkaran kemiskinan. Para ekonom yang pro pasar mengatakan bahwa meningkatkan efisiensi pasar merupakan tindakan yang harus dilakukan oleh pemerintah untuk mencapai kemakmuran ekonomi. Adagiumnya : semakin besar peran pasar maka kian besar pula peran masyarakat dalam mengambil keputusan ekonomi secara rasional. Kebebasan yang tumbuh itu membangkitkan dinamika masyarakat dan merangsang kebutuhan akan kebebasan politik (Salim, 2008). Aliran ekonomi, baik aliran klasik (newklasik) yang dirintis oleh Adam Smith (1776) dan para pengikutnya, dan Keynes (new keynesian) (1930-an) juga menjadi induk dari ajaran ekonomi yang menganjurkan pasar sebagai alat untuk menciptakan kemakmuran ekonomi.
Meskipun begitu, realitas struktur perekonomian dunia, tak bisa munafik terjadinya ketimpangan sumber daya ekonomi di kalangan masyarakat internasional. Struktur perekonomian dewasa ini adalah minoritas penduduk makmur memiliki cukup banyak makanan, kekayaan, barang dan jasa untuk pemuas keinginan dan kebutuhan lainnya; berhadapan dengan mayoritas penduduk miskin yang kekurangan makanan, tinggal di gubuk tua, di kolong jembatan, di tengah hutan, dan di tempat rawan banjir dan longsor.
Dalam skala yang lebih kecil, perekonomian dunia juga dihadapkan atas high disparitas antarnegara utara – selatan, antar- penduduk kaya dan penduduk miskin, antar profesi-profesi, antar jabatan dan antar kelompok-kelompok personal yang memiliki bakat khusus dan yang tidak. Seperti antara penyanyi, pemain sepakbola, pemain basket, antaretnis dan suku dan lain-lain. Spase antara makmur-miskin yang tinggi pada akhirnya menimbulkan bencana kemanusiaan, seperti : kelaparan, gizi buruk, kebodohan dan penindasan terstruktur pada suatu bangsa
Persoalan pokok dalam penyerapan angkatan kerja pada adalah tingkat investasi yang rendah dan rendahnya kenaikan output nasional. Kegiatan impor ternyata mampu menjaga sektor industri dalam negeri dan memberikan kontribusi yang cukup memadai untuk menyerap angkatan kerja, khususnya pada jenis industri yang padat karya. Disarankan agar kebijakan yang akan dilakukan oleh pemerintah, khususnya pada aktivitas impor:
1. Perlu kemudahan impor untuk bahan-bahan penolong bidang industri makanan dan minuman karena mampu menyerap lapangan kerja yang banyak dalam kegiatan industri dan perdagangan
2. Pemerintah perlu mendorong agar kebutuhan bahan baku industri bisa diproduksi di dalam negeri sehingga ketergantungan atas input luar negeri bisa dikurangi khususnya pada produk makanan, bahan bakar dan bahan olahan industri sehingga kesempatan kerja pada bidang industri akan lebih terbuka.
3. Pemerintah perlu mendorong dan membangkitkan kegiatan usaha pada sektor riil sehingga pertumbuhan ekonomi bisa ditingkatkan sebagai usaha untuk mengurangi tingkat pengangguran
Melepaskan anak ke Sekolah ke Mesir
Wacana biasa..
Minggu, 01 Agustus 2010
Tema-tema facebook
Kalau Jkt tidak mau lumpuh karena kemacetan 2015, segera bangun infrastruktur Kalimantan, Sulawesi, Sumatera, Maluku, Papua dan pulau lainnya....dan redistribusi aktivitas ekonomi ke luar Jakarta.....
Memaafkannya mungkin bisa..tapi melupakannya
yang tak mungkin.....sehingga janganlah saling menyakiti...cinta kasih dan kasih sayang sesama akan lebih baik dari saling membunuh....saatnya nanti akan tiba juga masa kematian itu.....
Membangun Negeri ala Resmiati Aldian Resmiati
Bagikan
12 Juli 2010 jam 0:51 | Sunting Catatan | Hapus
08/07/2010 07:33
Liputan6.com,
Pasaman: Gedung Sekolah Dasar Negeri 11 Lubuk Gadang, Desa Tombang, Kecamatan Rao Selatan, Kabupaten Pasaman, Sumatra Barat, berbeda jauh dari sebelumnya. Kini sekolah itu berdiri megah di tepi jalan raya yang mulus dan lebar. Kondisinya tidak seperti saat Resmiati, warga Desa Tombang, merintis pendirian sekolah tersebut, tujuh tahun silam.
Perjuangan Resmiati membangun sekolah berawal ketika dia baru menyelesaikan pendidikan di SMK Lubuksikaping pada 1998. Dia ingin sekali menjadi guru dan berbagi kepada masyarakat sekitar. Namun, itu tidak mudah untuk dilakukan. Baru pada 2003, Resmiati nekat mendirikan sekolah karena warga desanya harus menempuh perjalanan selama dua hari satu malam hanya untuk bisa bersekolah di Rao Selatan--sekolah terdekat yang berada di ibukota kecamatan.
Mulanya, Resmiati hanya membangun sebuah ruang kelas. Alasnya tanah dan dindingnya terbuat dari bambu. Ruang itu mampu menampung 50 siswa, dari kelas satu hingga enam. Untuk menyiasatinya, Resmiati terpaksa membagi waktu belajar. Siswa kelas satu dan dua belajar antara pukul 10.00 hingga 12.00 WIB. Sedangkan siang sampai petang diisi siswa kelas tiga hingga enam. Dalam sepekan, enam hari Resmiati hadir mengajar semua pelajaran seorang diri.
Dua tahun Resmiati mengajar di sekolah itu tanpa dibayar sepeser pun. Baru setelah itu pemerintah daerah setempat membangun gedung sekolah permanen yang digunakan sekarang. Uniknya, setelah gedung sekolah berdiri secara permanen, Resmiati malah mengundurkan diri. Ibu dua anak ini meninggalkan dunia pendidikan, tanpa pernah menuntut diangkat menjadi pegawai negeri sipil atau guru honorer--seperti yang dilakukan guru lain.
Selepas dari sekolah, Resmiati mencoba hal lain. Namun, dia tetap bertekad membangun desanya. Dia kemudian mendirikan kelompok tani untuk meningkatkan hasil perkebunan warga di Tombang. Selain itu, dia juga aktif dalam kelompok pengajian. Di sana, Resmiati mengajak ibu-ibu belajar mengelola keuangan dengan aktivitas simpan pinjam. Saat ini, uang yang berhasil diputar Resmiati dan ibu-ibu di sana sudah mencapai Rp 81 juta. Atas jerih payahnya, Resmi dinobatkan sebagai pemenang ketiga Pemuda Pelopor Indonesia pada 2004.(ULF)
Alhamdulillah, setelah melalui perjalanan panjang, menelusuri Pulau Sulawesi akhirnya kembali ke kota sejuk Malang,,,merenung dulu biar tidak malang.....siang itu aku mendarat dengan selamat di Bandara Tampa Padang Mamuju..Alhamdulillah
zulfikar
Senin, 09 November 2009
Created by Zulfikar, Novi (2009)
Melatih Diri ke hal2 positif supaya terlatih dan terbiasa...
Terkadang ketegasan dalam pengambilan keputusan sangatlah penting............
Hening sejenak untuk mengenang jasa-jasa pahlawan yang gugur dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaaan
Kerja......kerja......dan kerja lagi,...SEMANGATTTTTTTT!
disaat belum nampaknya antara mana yg BENAR dan mana yg SALAH,...... Toh akhir dr sebuah perdebatan pasti ada,....yakni KEADILAN dan KEBENARAN tetap tegak dan tidak bisa dimain-mainkan...............
Kehidupan
Minggu, 08 November 2009
Hidup adalah pilihan, makanya perlu ada prioritas, kadang-kadang hidup ini selalu ada oppurtuniti cost (income yang hilang ketika mengambil suatu pilihan) atau trade off dengan yang lain, itu lah kehidupan, ketika kita ke Pulau ada yang tinggal di darat, ketika kita ke Bali ada yang tinggal di Jambi,,,atau ketika belanja beli hp ada kesempatan yang hilang beli bibit karet......(for Tabri)
Bangsa ini butuh pemimpin yang amanah, terbuka, peka dngan penderitaan rakyatnya, dan bertanggung jawab, agar bangsa ini dapat bersaing dengan bangsa lain, mamfatkan sumbr daya alam ini, olah di Indonesia..... Jngan kita jadi kuli di Negeri kita sendiri, pemimpin yang baik adalah pemimpin yang peka dengan penderitaan rakyatnya, dan dia akan berusaha mncari jalan yang terbaik untuk menyelesaikan problematika yang dihadapi masyarakat banyak.(dedy rusly,2009)
disaat belum nampaknya antara mana yg BENAR dan mana yg SALAH,...... Toh akhir dr sebuah perdebatan pasti ada,....yakni KEADILAN dan KEBENARAN tetap tegak dan tidak bisa dimain-mainkan... Jalur Hitam atau Jalur Putih ya.....tapi ada juga orang yg memilih jalur abu-abu,....justru jalur hitam muncul dan dialihkan jalur hitam sampai seolah2 tidak ada lg,padahal jalur hitam perlu diselesaikan,...............(Zulfikar, 2009)
Segerombolan penjahat yg dipimpin/dibina seorg ustad akan jauh lbih baik dibanding forum perkumpulan ustad yg dipimpin/dikendalikan seorang penjahat.. emosi,kemarahan, dengki,iri dan kebencian..hanya akan membawa pd kerugian,maka beruntungla bagi orang-orang yg mampu berdamai dan menaklukan dirinya sendiri(Tabri, 2009)
Demokrasi Finansial
Kamis, 09 Juli 2009
Perolehan suara dalam pemilihan umum baik legislatif, pilkadal maupun pilpres, faktor yang dominan menentukan adalah faktor harga, jadi dapat dimodelkan suara (Y) merupakan fungsi dari harga (p)= Y = f (p), jadi kalau ingin meningkatkan suara maka p (uang) mesti ditingkatkan sebanyak suara yang ingin di harapkan. Jika selama ini orang tidak bisa memprediksi suara caleg dan partai, karena ada faktor idiologis, budaya, dan perimordial, maka asumsi itu sudah mulai terbantahkan. Sehingga penulis mencoba menyederhanakan persoalan itu dengan mengatakan bahwa semakin banyak investasi pada proses pemilihan maka peluang untuk mendapatkan suara akan semakin tinggi. Sehingga faktor uang menjadi faktor yang dominan dalam menentukan keberhasilan seseorang dalam demokrasi kita sehingga kita bisa mengatakan bahwa demokrasi kita adalah demokrasi uang. atau demokrasi kapitalis kata teman-teman kita yang sosialis.....
Masa politik idiologis hampir habis, dan muncul sikap demokrasi finansial.......inilah demokrasi indonensia
Faktor-
Pembangunan, pendidikan, foto, artikel
Pembangunan Bangsa
Rabu, 20 Mei 2009
Perekonomian Indonesia dijalan secara amat liberal, terlalu bebas. Pemerintah membiarkan pasar menentukan sendiri hidup dan matinya tanpa ada aturan dan peran negara untuk menjaga kehidupan ekonomi itu berjalan harmonis dan saling menguntungkan.
Tempat-tempat strategi perkotaan yang dikuasai peruntukannya oleh pemerintah daerah, dengan mudahnya diberikan kepada pengusaha besar, pemilik modal dan kepada pengusaha property. Pemerintah daerah atas lobi dan reward tertentu memberikan hak guna bangunan (HGU/HGB) kepada pengusaha property dan dengan surat berharga itu pengusaha mendapatkan sejumlah kredit dari Bank pembanguan daerah. Lalu tanah itu dibangun mall dan pusat perbelanjaan, pengusaha membangun mall, dan toko-toko di mall, satu ruang itu dengan ukuran 5 meter x 10 meter. Diperkirakan ukuran itu biaya untuk pembuatannya sekitar Rp 75.000.000,- dengan asumsi 1 m² dengan cost Rp 1.500.000,- . Namun pengusaha properti menjual kios itu seharga Rp 450 – 500 juta. Marginnya 6 x dari harga pokok.
Siapa yang diuntungkan dalam proses tersebut dan siapa yang dirugikan?, termasuk pertanyaannya dengan kehadiran mall tersebut bagaimana effectnya terhadap usaha kecil yang berada di sekitar pasar tersebut.
Seandainya pemerintah memiliki kepedulian pada usaha untuk mensejahterakan penduduk, maka pola itu tidak dilaksanakan, tapi barangkali pola dan sistem yang lebih manusiawi, pengusaha mendapatkan untung dengan harga kios yang bisa terjangkau oleh pedagang sekitar pasar.
Dalam proses bisnisnya mall dibuka jamnya sama dengan pengusaha kecil, padahal kadang-kadang barang yang dijual di mall hampir sama dengan barang yang dijual di toko kecil disekitar mall. Usaha-usaha retail dan minimarket kadang-kadang adalah grosir besar yang mengambil segmentasi pasar retail sehingga harganya lebih murah dibandingkan dengan harga yang dijual pedagang kecil.
Beda halnya dengan negara maju yang menganut ekonomi pasar, jam buka dan tutup pedagang besar di mall dibatasi, umpamnya buka jam 10.00 pagi dan tutup jam 17.00 sore sedangkan pedagang kecil bisa buka 24 jam. Cara ini merupakan cara yang tepat untuk memberikan kesempatan kepada usaha besar maju dan memberikan kesempatan juga kepada usaha kecil untuk hidup.
Kebangkitan rakyat
Sabtu, 16 Mei 2009
kapankah rakyat ini bangkit?
Guru yang baik
Sabtu, 09 Mei 2009
Jadi guru adalah cita-cita sejak kecil, ingin bermakna bagi lingkungan, tapi bagaimana jadi maha guru yang baik itu ya...?
maha guru yang baik itu, mengeluarkan ilmu itu atas dari dasar hatinya dengan keikhlasan.(sondri,2009)
Jadi guru itu adalah pekerjaan yang amat mulia,,,kita mesti sabar dan ikhlas,,,,,,,,,,,, serta mesti resah melihat perilaku peserta didik, dan juga resah melihat perilaku umat manusia......ingin sekali mencapai garis yang benar....tapi bisa kah?
tetap optimis kawan, karena yang abadi di dunia ini adalah perubahan !!!!(sudjatmoko,2009)usaha maksimal urusan manusia, hasil akhir itu pregoratifnya Tuhan (Hendri,2009). Bisa te nye...(Dafril,2009)
Hak Masyarakat
Kebutuhan dasar (basic need) merupakan hak warga negara, seperti layanan pendidikan, layanan kesehatan, layanan transportasi, layanan keamanan dan lain-lain. Namun layanan dasar tersebut, di beberapa daerah belum lagi bisa disediakan oleh pemerintah secara maksimal, sehingga ada kelompok masyarakat yang kadang-kadang terabaikan hak publiknya.
Mencermati kondisi, itu kadang-kadang ada niat untuk meminta hak warga negara itu disediakan oleh pemerintah, namun kadang-kadang sensitivitas pemerintah daerah amat lamban. Inilah yang terjadi di beberapa daerah terpencil...
Selama ini rakyat hanya meminta belas kasihan, meminta dan memohon, namun hanya sedikit permohonan itu bisa terwujud. Namun ada pikiran hak rakyat itu diperjuangkan melalui lembaga legislatif...tapi ternyata niat itu belum terwujud..mudah-mudahan di masa mendatang jalan itu bisa terwujud dan perjuangan untuk mendapatkan hak bagi rakyat bisa terpenuhi.
Proyeksi pilpres 2009
Minggu, 03 Mei 2009
Di atas kertas, dari berbagai survey menunjukkan SBY merupakan capres terkuat dalam pemilu presiden 2009, sampai hari ini, 3 Mei 2009, baru ada satu pasangan yang telah mendeklerasikan JK-Win. dan masih menunggu kandidat dari PDIP- dan Gerindra.
Dalam teori ekonomi, suara pemilu legislatif 2009, secara dihipotesiskan amat dipengaruhi oleh Harga, baik harga yang diterima oleh individu, rumah tangga maupun kelompok masyarkat. sehingga suara agregatif partai merupakan fungsi dari total investasi politik (H). Jika elit ingin melakukan perubahan dan intrik politik, amat sulit untuk menciptakan suasana baru, kecuali capres mampu menginvestasikan dananya minimal 4 x lipat dari total investasi seluruh caleg pendukung. Jika capres baru berinvestasi sebesar investasi caleg, maka yang akan diperoleh baru diperoleh paling tinggi sekitar 1/10 dari suara partai. jika capres berinvestasi 2 x lipat dari total investasi seluruh caleg maka akan mendapatkan suara total partai, sehingga jika ingin menang mesti berinvestasi lebih dari 4 x total suara caleg.
Namun jika tidak nampaknya belum akan ada perubahan, benarkah? ........
Investasi Politik
Dalam keyakinan ekonomi, perilaku individu biasanya digerakkan oleh harga, dan harga menjadi tangan ajaib yang menggerakkan seluruh kehidupan. Ketika seseorang pekerja bekerja, dia di gerakkan oleh motivasi mendapatkan sejumlah upah. Seorang petani bekerja dia berharap mendapatkan hasil pertanian dan kemudian menjualnya ke pasar. Seorang guru mengajar di sekolah, dia mengharapkan sejumlah honor mengajar. Seorang pengusaha mengivestasikan uangnya dalam suatu usaha, dia berharap mendapatkan sejumlah keuntungan (surplus). Seorang pemilik modal menabungkan sebagian uangnya di bank, dia berharap mendapatkan sejumlah interest (bunga) atau bagi hasil.
Nah, ketika pelaku usaha politik menginvestasikan uangnya dalam bentuk biaya politik (cost politik), mereka berharap menang dan kemudian setelah menang, bisa duduk mewakili rakyat, dan pertanyaannya kemudian, apakah yang akan dilakukan oleh wakil rakyat itu..memperjuangkan kemaslahatan rakyatnya atau mengembalikan investasi politiknya...?
Orang awam dan masyarakat pemilih juga akan menjawab, mereka akan mengembalikan nilai investasi terlebih dahulu, baru kemudian berangsur-angsur memikirkan keluhan rakyat.
Pada dasarnya pemilu merupakan proses yang baik, yakni penyerahan amanah dari rakyat ke wakil,,dan wakil merupakan pemegang amanah, namun terlihat pada pelaksanaan pemilu di beberapa negara (daerah), antara rakyat dan calon wakil telah terjadi transaksi ekonomi, wakil membeli hak yang dimiliki oleh rakyat, sehingga wakil secara hukum tidak lagi menjadi pemegang amanah, tapi pemilik hak, dan hak yang dimiliki oleh rakyat sudah berpindah menjadi hak kepemilikan wakil.
benarkah fakta ini??????
Ekonomi pasar dan Listrik
Selasa, 24 Maret 2009
Ciek-ciek wak bedah persoalannyo, tentang listrik di Sumbar,sumbar sebenarnya kato kawan wak yang tau tentang pasokan (supply) listrik, katanyo kita surplus listrik, namun karena harus di bagi dengan beberapa daerah yang kekurangan supply listrik seperti riau maka ketersediaan listrik wak agak terganggu. Kenapa sistem koneksi yang dipakai PLN karena Sumsel dan sumbar kelebihan listrik tapi jambi, bengkulu dan riau kekurangan,,,makanya dibuat sistem koneksi. Tapi kini muncul masalah,,,,pasokan itu kurang, kono khabarnyo...supply listrik dari sumbar berkurang karena PLTU ombilin terjadi krisis input (batubara) karena batubara kito habis dan harus beli ke muaro bungo yang kini sedang di kembangkan, tapi pengusaha telah punya kontrak ekspor batu bara. yang kedua harga beli pln lebih rendah dari harga eksport, kecek kawan wak lo harga pln lebih kurang 350 rb/ton tapi harga eksport bisa 1 jt/on jadi pengusaha rugi jual ke PLN. itu lah sebabnyo kato Pak fik efek ekonomi pasar (eksternalitas)
sehinggo produksi listrik berkurang, sehingga listrik yang di datangkan dari sumsel ndak bisa masuk Riau. karena sebelum ke Riau, listrik sumsel koneksinya ke sumbar dulu...belum ada jaringan sumsel - riau. Jadi gubernur apakah bisa menyelesaikan masalah ko.......(kita liat aja) nyatanya kan alun bisa....bisa ndak gubernur bayar kelebihan 1 jt - 350 rb perton....kalau bisa mungkin pasokan batubara bisa lancar dan wak ndak kan krisis listrik lai...
cara lain, bisa sumber energi lain amat banyak, sinar matahari, patang wak ke Australia..beberapa gedung dan perguruan tinggi di sinan atoknyo lah dirancang jadi panel penangkap energi sinar matahari dan untuk gedung itu tak perlu lagi listrik dari negara....tapi di Indonesia akan terbentur dengan undang-undang kelistrikan yang mengharuskan PLN membeli produksi listrik dalam jumlah tertentu...........
atau mencontoh kampung wak yang terpelosok, kini listriknyo tak pernah mati....rumah tangga hanya bayar Rp 20.000/bulan dengan sumber energi microhidro (PLTA) mini, dengan cara itu amat membantu ketersediaan listrik
Ekonomi pasar, stigliz (2003) mengecean pasar gagal dalam beberapa hal : diantaranya mendistribusikan kekayaan (asset) secara adil, dan munculnya eksternalitas pasar. dan karena itu mesti ada peran negara (institutional) dalam mengurangi kegagalan pasar itu, dalam bentuk aturan, sistem dan distribusi kekayaan itu. Kegagalan pasar itu karena beberapa hal pula diantaranya : nilai asset (riil) tidak sama dengan nilai pasar, ada kecenderungan harga pasar assets lebih tinggi dari harga riil assets, ini dikarenakan ekspektasi orang berharap harga besok akan lebih tinggi (kasus bunga anturium) atau kasus sembako pada waktu lebaran orang takut kehabisan barang, sehingga terus membeli dalam jumlah yang banyak..., kemudian ekonomi pasar juga gagal karena asumsi utama tidak terpenuhi yakni : diasumsikan orang punya kekuatan finansial dan informasi yang sama sehingga bisa bersaing, kenyataannya ada orang sangat kaya dan ada orang miskin, ada orang yang tau informasi tapi ada yang tidak tahu.Di beberapa negara yang maju, biasanya mempertemukan ekonomi pasar - dan ekonomi komando, dan kemudian konsep negara kesejahteraan (tu ilmu pak Taufik he he he) tapi dalam bidang ekonomi di kenal dengan ekonomi institutonal, dan beberapa negara kini lah memeluk ekonomi itu, dimulai dari Jerman...dst...,
Ada pemikiran leberalisme kalau ndak tobat, hancur, begitu juga dengan sosialisme kalau ndak tobat maka juga akan bangkrut.....,
Kependudukan
Sabtu, 21 Maret 2009
Kalau kita semua menginginkan data-data kependudukan dan segala sistem yang berkaitan dengan itu bisa melahirkan data yang benar dan akurat maka data kependudukan mesti diperbaiki dan dibuat sistem yang mapan untuk itu melalui sebuah sistem It yang baik, kayak di luar negeri.
Sehingga data kemiskinan, data pemilih, data-data lain yang diperlukan dalam kebijakan negara tidak amburadul kayak sekarang..
Undang-undang kependudukan sudah keluar maka yang perlu dilakukan menata dan menerapkan undang-undang itu secara baik sehingga kita memanfaatkan data itu dengan baik.
Kasus DPT, BLT dan seterusnya menjadi bukti perlu data kependudukan yang valid.
Foto Keluarga
Senin, 16 Maret 2009
Hikmah Belajar
Sabtu, 14 Maret 2009
Kebenaran = kepentingan, itu begini. Kan banyak orang-orang pada berontak atau demo atau kritis..dan seterusnya.....,kadang-kadang informasi asimeteris dan faktor lain..dan yang dominan adalah suatu kondisi atau kebijakan yang kurang berpihak pada dirinya sehingga dibantah dalam bentuk aksi---------, ya itu biasalah -----tapi kadang-kadang yang tak kurang menarik adalah....terlalu banyak hal itu menjadi sumber inspirasi kebijakan sehingga kadang-kadang tidak adil....kebijakan itu...
Pada hal Alquran dan hadits itu adalah sumber dari sumber hukum bagi kita......, karena dunia ini adalah dalam pengawasan dan pengendaliann-Nya maka hukum-Nya lah semesti yang kita pakai untuk mengelola dunia ini...Tapi banyak diantara kita yang tidak percaya itu........
"barang siapa yang berhenti belajar, maka dia akan menjadi milik masa lalu, dan barang siapa yang terus belajar, maka dia akan menjadi pemilik masa depan " ( al hikmah).
dan barang siapa yang tidak pernah merasakan pahitnya menuntut ilmu maka akan mendapatkan kesusahan selamanya-(alhikmah)
Kebutuhan Ruhaniah...
Makanyo mi selalu berusaha untuk memaknai dan mencari hikmah dari setiap benda, peristiwa dan fenomena alam dan sosial.
Maka kemudian cinto Allah SWT itu bisa di mengerti.......hanya dengan hati nurani dan akal sehat suci, yang bisa mengerti pemberian rasa cinta Allah Itu
Yakinlah bahwa usaha itu akan bisa sampai atas redho-Nya....
sebelum kuliah atau bekerja cukupkan kebutuhan jasad, protein, karbohidrat, air, dll..sehingga kuliah atau kerja akan terasa nyaman...dan jangan lupa ada kerinduan rohani untuk bertemu dengan-Nya..
Roh dan Jasad
ndak ada apa-apa, aku ingin mengetahui yang itu.....,dan sedang merenungi, kata beberapa ustaz, dalam diri kita ini terdapat dua dimensi yakni : Roh dan jasad, Roh berbentuk akal dan hati nurani, dan Jasad dalam bentuk insting, keinginan dan hawa nafsu. Maka di anjurkan selalu menjadikan jasad itu menjadi kuda tunggangan roh untuk mencapai suatu titik keredhoan-Nya. maka sorga itu akan kita capai.
Namun jika kita menjadikan jasad itu dengan nilai-nilai di dalamnya, yakni kesenangan akan kedudukan, kekuasaan, harta dan wanita sebagai tujuan hidup maka kita akan dekat dengan neraka dan kesengsaraan.
Tidak dapat dipungkiri bahwa antara roh dan jasad itu saling melakukan pengaruh kepada diri kita, jika jasad lebih tinggi dibandingkan dengan kandungan roh maka kita lebih hina dari pada binatang namun jika roh itu lebih kuat dibandingkan dengan jasad maka kita akan mendapatkan kesenangan yang hakiki.
Baik itu tidak selalu ada dalam diri kita, atau roh itu tidak selalu menguasai diri kita
Maka Allah mengatakan "jadikanlah sabar dan sholat itu sebagai penolong" Sabar dalam pengertian sabar dalam menjalankan ibadah, menerima cobaan dan sabar dalam menghadapai jasad. Sementara itu sholat sebagai sarana, wadah, dan upaya untuk berhubungan dengan Allah SWT. mencintai-Nya melebihi cinta kita pada ciptaan-Nya

